Senin, 05 Agustus 2019

Cara Meyakinkan HRD dan User Agar Tertarik Merekrut Kita


Saat melamar kerja, tentu harapan kita adalah supaya kita dapat diterima di perusahaan yang dituju. Namun sebelum kita menjadi bagian dari karyawan perusahaan tersebut, tentunya banyak tahapan – tahapan yang harus kita lalui. Di antaranya adalah seleksi administrasi curriculum vitae (CV), psikotest, interview, medical check up, hingga perjanjian kerja. Tahapan – tahapan tersebut harus kita lalui satu per satu dengan usaha yang maksimal. Untuk seleksi administrasi CV, interview, kunci utamanya harus bisa “meyakinkan HRD dan user’’.
Mengapa psikotest dan medical chek up tidak termasuk di dalamnya? Karena psikotest dan medical check up adalah murni dari hasil kemampuan anda sendiri. Sedangkan pada tahap seleksi administrasi CV dan interview lebih banyak bermain dalam hal ketertarikan HRD dan user.
Ada beberapa cara untuk dapat meyakinkan HRD dan user agar mau merekrut kita, di antaranya adalah sebagai berikut :
1. Buatlah curriculum vitae (CV) yang menarik dan unik
Seleksi curriculum vitae (CV) merupakan tahapan yang paling awal sebelum psikotest dan interview. Oleh karena itu berikan kesan yang menarik dan unik pada CV yang anda buat. Selengkapnya bisa anda baca di cara membuat curriculum vitae CV yang menarik agar dilirik oleh HRD
2. Ceritakan pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi, dan kegiatan positif pada curriculum vitae
Ini adalah lanjutan dari point pertama tadi. Pada CV yang anda buat, cantumkanlah pengalaman kerja anda secara detail (nama perusahaan, wilayah kerja, departemen, jabatan anda, jobdec anda, improve yang pernah anda lakukan, dan training-training yang pernah anda ikuti). Pada pengalaman berorganisasi pun sama, jelaskan secara detail. Untuk kegiatan positif cantumkan juga bila hal itu dapat membantu dalam meningkatkan value (nilai jual) anda kepada perusahaan. Misal kegiatan positif saya adalah menulis blog tentang seputar teknik industri dengan alamat teknik-industri-rachman.blogspot.com.
3. Ceritakan kelebihan anda secara detail
Beritahukan kepada HRD dan user (bila anda ditanya) mengenai kelebihan yang anda miliki. Katakanlah secara detail dan jangan ngambang. Misal, kelebihan saya adalah saya mampu menerapkan ilmu yang saya dapatkan dari perusahaan yang sudah matang dari system manajerialnya ke perusahaan yang baru berkembang, contohnya seperti membuat……. (silahkan diisi sendiri, hehe). Jika anda seorang freshgraduate atau belum pernah bekerja, anda bisa jual wawasan yang dapatkan di bangku kuliah yang bisa mendukung karir anda di perusahaan.
4. Jangan beritahukan kelemahan anda yang sifatnya dapat menghancurkan nilai jual anda
Beritahukan saja kelemahan anda yang sifatnya masih normal dan manusiawi, misalnya kadang sering lupa. Namun setelah itu anda katakana bahwa anda akan mengantisipasinya dengan menyediakan sebuah buku saku untuk catatan agar mudah ingat.
5. Berbicaralah dengan santai namun sopan kepada user dan HRD
Bicaralah secara santai kepada user dan HRD, Anggap saja mereka semua adalah teman anda. Buatlah suasana interview menjadi cair dan menyenangkan. Namun tetap harus jaga sopan santun dalam berbicara.
(baca : waktu yang tepat untuk mengajukan resign)
6. Buatlah user dan HRD bercerita dengan pertanyaan anda
Sebenarnya ini adalah teknik story telling. Buatlah mereka bercerita dengan pertanyaan yang anda ajukan. Misalnya, jika anda ingin melamar bagian tertentu dan kebetulan anda berpengalaman di bidangnya, maka tanyakan apakah tugasnya sama dengan di perusahaan lama anda? dengan begitu anda akan dinilai sebagai orang yang cukup berwawasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar